Kenali Bagian-Bagian Daging Sapi Ini Untuk Lezat Yang Maksimal!

Date post: 10 September 2021
SHARE IT:

Kamu senang berkreasi makanan dan ingin mencoba berkreasi dengan daging sapi, tapi bingung bagian daging sapi dan olahan apa yang cocok? Mau coba pergi ke tukang daging, tapi malah bikin tambah bingung dengan nama-nama bagiannya? Tapi Kamu tau gak sih kalau gak semua bagian daging sapi cocok dimasak dengan resep apapun. Nah, untuk menghasilkan masakan yang nikmat Kamu wajib tau, lho, bagian-bagian pada daging sapi beserta olahan yang sesuai!

Agar tidak salah memilih, berikut bagian-bagian pada daging sapi dan olahannya yang perlu Kamu ketahui!

Bagian-bagian Daging Sapi dan Olahannya

  1. Has Dalam
    Has dalam atau yang biasa dikenal dengan tenderloin merupakan bagian yang paling lembut dan cepat lunak. Has dalam atau tenderloin adalah bagian yang terletak di dekat kaki belakang sapi. Dikarenakan bagian ini sangat cepat lunak, maka dari itu cara mengolahnya lebih singkat. Selain terkenal dengan olahan steak, tenderloin atau bagian has dalam juga cocok untuk tumisan, sate, atau jenis masakan lain yang tidak perlu proses terlalu lama.

  2. Has Luar
    Has luar atau yang dikenal dengan sirloin adalah bagian pada daging sapi yang memiliki sedikit lemak dengan waktu memasak yang sedikit lebih lama dibandingkan has dalam. Has luar atau sirloin ini adalah bagian yang terletak di area bawah iga. Nah, sama seperti tenderloin atau has dalam, untuk bagian sapi yang ini juga biasa dikenal dengan penyajiannya sebagai steak, lho! Namun, selain steak, Kamu juga bisa mengolahnya dalam bentuk tumisan.

  3. Iga Sapi
    Nah, seperti namanya daging iga sapi atau yang biasa dikenal dengan nama lain rib eye merupakan salah satu bagian sapi yang bisa diolah menjadi steak juga, lho! Gak hanya terkenal dengan olahan steak, iga sapi juga sering diolah pada berbagai masakan Indonesia, salah satunya sop konro!

  4. Daging Sengkel atau Kisi
    Daging sengkel atau kisi ini merupakan bagian sapi yang memiliki banyak urat. Biasanya bagian ini diambil dari bagian depan atas kaki, lho! Nah, daging sengkel atau kisi ini adalah daging yang biasa diolah menjadi empal, rendang, bakso urat, atau soto. Dikarenakan terdapat banyak urat, maka pengolahan daging sengkel terbilang cukup lama.

  5. Gandik Daging
    gandik adalah bagian yang tidak berlemak dan tidak berurat. Daging ini juga lebih dikenal dengan sebutan daging kelapa. Hal ini dikarenakan daging gandik adalah daging yang memiliki tekstur yang sangat keras sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam mengolahnya. Olahan yang cocok untuk daging ini adalah rendang dan empal.

  6. Sandung Lamur
    Sandung lamur atau yang biasa dikenal dengan brisket adalah bagian daging sapi yang mengandung banyak lemak. Nah, biasanya daging ini berasal dari dada bagian bawah. Olahan yang cocok untuk daging ini adalah rawon, soto, sup, semur, dan asem-asem.

  7. Tetelan
    Tetelan merupakan sisa-sisa daging yang melekat pada tulang. Bagian ini super lezat tapi berlemak. Tetelan biasanya digunakan untuk tumisan atau diambil kaldunya atau sebagai pelengkap pada olahan sapi yang berkuah, seperti bakso, soto, rawon, sup, dan sop kaki buntut.

    Steak Direndam Bir Apa jadinya ya kalau bereksperimen dengan steak yang direndam dengan bir? Eits, jangan bingung! Faktanya Dims The Meat Guy dan Willgoz Kitchen mencoba bereksperimen dengan iga sapi yang dimarinasi dengan Guinness Smooth, lho! Wah, penasaran kan akan seperti apa cita rasanya? Temukan kayanya cita rasa yang unik dari perpaduan bagian daging sapi rib eye dengan Guinness Smooth ala Dims The Meat Guy & Willgoz Kitchen!

Other Article